Agustus 2010 - Jurnal Muslim - Catatan Harian Muslim Indonesia
Headlines News :

KUNAMAKAN DIA CINTA-seorang pengajar tanpa gelar sarjana

Written By Soetarna on Rabu, 04 Agustus 2010 | 17.28


Malam ini begitu sunyi,karena memang tak ada piring yang pecah ataupun gelas yang retak, Yang
ada hanyalah bunyi jam yang berdetak, tikus yang sedang mencari makan dan juga aku yang sedang
menuliskan lembaran skenario kehidupan.Hmmm....aku jadi teringat pada seseorang disana,seorang
anak kecil, yah mungkin tak terlalu kecil, namun dia selalu menganggap dirinya kecil saat bersama
denganku.Dia seorang laki-laki,hitam,kumel,dan bau(setidaknya begitu,menurut orang-orang
disekitarku).Namun bagiku,dia anak yang hebat,bersih dan lugu,sehingga dia lebih banyak berkata
jujur,berbeda sekali dengan kita yang mungkin karena pendidikan yang begitu tinggi kita sering
memainkan kata-kata hanya untuk menutupi segala hal tentang gejolak jiwa.”Bang??”sapanya
padaku”ya kenapa?””jawabku sekenanya”abang tau ga gw dari mana?”tanyanya lagi”hmm...dari
Alloh”jawabku sambil memainkan bibir bermaksud hendak memberi senyum”abang ada-ada
aja,maksud gw,abang tau ga sebenernya gw itu anaknya siapa,asalnya dari mana,ama yang laenlaenya,
tau ga????””””””hmmmmm...ga tw,emang dari mana??”tanyaku””gw juga ga tw bang,gw
dari mana.dan gw pikir juga ga penting buat nyari tw.tapi kalo kata orang-orang gw dari metromini
bang”””jelasnya””loh ko metromini???”aku agak sedikit mengeryitkan dahi””ya elah bang,kaya
yang kaga tau aja.gw kan tiap hari ngamen di metromini bang hahahahhah.......””””oooo dasar
kamu”””””bang sekola kayanya enak ya bang,kalo mau jajan tinggal minta,belajar,trus dapet
beasiswa keluar negeri.coba gw kaya gitu ya bang.ga mungkin nih gw ngejar-ngejar metromini tiap
ari””””ga juga ko de(panggilan akrabku buat dia),abang dulu sekolah waktu SD biayain
sendiri.abang kerja jual jambu putih,trus abang juga kerja bikin peti kayu.tiap pulang sekolah abang
kerja dipabrik.biasanya kalo ga sore,abang pulang malem””sekolah itu enak kalo kita punya
biayanya hehehe.....””jawabku panjang lebar
“ya juga si bang,gw mah ma anak-anak(teman-teman-red) kagak bisa sekola ya karena itu
bang,duit.masuknya duit,beli pakaian pake duit,bulanan pake duit juga,mau lulusan duit lagi aja
hmm...makanya gw kagak sekola.daripada buat sekola mendingan gw pake makan tu duit,ya
ga???”””””ya aja deh...daripada bonyok hehe....”””
malam itu pun kami akhiri setelah waktu menunjukan jam 2 malam.akupun segera namun kulihat
dia masih semngat untuk sekedar memetik gitar kecil miliknya atau lebih tepatnya harta dia satusatunya.”
bang,gw besok ada yang mau diomongin.jangan lupa kesini bang.kalo ga dateng nyesel
loh!!!””teriaknya sambil melambaikan tangan””Siiip””jawabku
Keesokan harinya
“”'bang,,gw ma anak-anak kayanya mau pergi nih.mau pulang kampung,gimana menurut
abang???”””tanyanya mengawali percakapan kami”maksudnya??””””””abang ini pura-pura
bego,ato emang bego beneran si hahaha....””tanya dia kembali”””ya..maksud abang kenapa tiba-tiba
gini.ampe semua mau pada balik”tanyakua pada yang hadir disitu””ga semua ko bang,masih ada 3
orang yang masih nyangkut disini haha...yang mau pulang cuma kita-kita yang dari jawa
timur.lagian juga bukannya abang yang nyuruh kita pulang???””””kapan??”””waktu itu abang
bilang kita kudu berbuat baik ama orang tua kita,seburuk apapun mereka tetep mereka orang tua
kita,mereka surga dan nerakanya kita..gw kangen bang ama nyokap””ya juga si.yaudah gpp,kalo itu
mang udah maunya kalian.tapi pada punya ongkos ga nih???”””””'punya lah,orang kita nabung tiap
ari buat pulkam,mang cuma abang doang yang bisa nabung yeyeyeyeye.....”””akhirnya akupun
melepas kepergian mereka,namun,disaat mereka akan pergi,aku diberi secarik kertas oleh
mereka,yang isi tulisan dalam kertas itu aku hafal satu persatu,isinya kuang lebih seprti ini;
“””Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
bang,gw ngewakilin anak-anak.mau ngucapin maksih ama abang.udah mau berbagi ama kitakita.
gw ngumpulin omongan dari anak-anak disurat ini.yang hampir semua dari kita mau ngucapin
makasih ama abang.bang gw tau kuliah abang sekarang lagi acak-acakan banget.nilai abang
ambruk,gw juga tau abang bukan orang kaya.tapi gw yakin bang kalo abang adalah bukan orang
biasa.nanti gw bakalan pulang lagi ke jakarta.mungkin 3 bulanan gw balik lagi kesono.bang kalo
bisa abang jangan jadi karyawan,tapi abang usaha dagang aja.kayanya abang lebih
cocok.lagian,kalo abang jadi karyawan ntar yang ngurus anak-anak siapa.tapi kalo buat persiapan si
gpp,udah punya calon kan bang?????hehehe.......bang,gw bakalan kangen ama abang.ama bintangbintang
dijakarta.abang tau lah,gw tidur dimana??hehe....gw sekrang ini cuma berharap,moga moga
kita semua di jatim bisa nemuin bintang-bintang yang terang kaya dijakarta.juga moga-moga
keluarga kita masih nerima kita.bang,doaian kita ya bang.gw bener2 berharap 3 bulan gw bisa balik
lagi ke jakarta dan bareng-bareng lagi kita ngeliat bintang.moga masih seterang saat ini.gw suka
bintang bang,karena cuma itu yang bisa gw liat yang indah dan gratis hehe....udah dulu ya bang,gw
ga bisa nulis nih.ini juga ampir semingguan gw nulisnya.salam buat temen-temen....”””
satu bulan kemudian,aku mendengar berita yang tidak mengenakan.ternyata dia tidak bisa
memenuhi janjinya,untuk bersama-sama kembali melihat bintang dilangit jakarta.karena dia akan
selamanya melihat bintang di jatim.dia wafat karena suatu penyakit dan diapun telah pergi.Ternyata
semuanya harus berakhir sampai disini.Semoga diterima disisi-Nya,amin....


To::
seseorang yang merindukan bintang dan juga kedamaian dalam setiap jengkal kaki.sebuah cinta
yang tak akan sirna oleh terpaan marabahaya,seorang penderma dan seorang pengajar kehidupan
tanpa gelar sarjana.
De,aku belajar banyak padamu.Terimakasih

Seruan Bercinta


Kawan
Setiap cinta pastilah membutuhkan pengorbanan. Bagaikan suatu usaha yang memerlukan modal,maka
cintapun membutuhkan modal yang tentunya untuk mendapatkan keuntungan. Namun,keuntungan dari cinta
bukanlah materi,uang atau harta tak penting. Keuntungan dari cinta tak terperinci dan tak terkatakan. Jika
boleh dikatakan gaib,maka cinta adalah sesuatu yang lebih gaib jika dibandingkan dengan setan ataupun
hantu-hantu yang akhir-akhir ini mulai menjadi eksploitasi materi oleh media ataupun oleh diri
perseorangan. Cinta tanpa modal, bagaikan handphone tanpa casing. Tak indah, Tak sedap dan tentunya tak
menarik tuk dilihat terlebih tuk digenggam. Cinta tanpa Modal bagaikan lautan tanpa rasa asin, tak tegas.tak
bedanya dengan air tawar yang tak jelas rasanya. Menyejukan tapi tanpa rasa, sehingga perlu ditambah ini
dan itu untuk menambah asyiknya meminum air tersebut. Perhitungan laba dan rugi cinta tak bisa
menggunakan rumus eksakta yang terkadang menjemukan, membosankan dan lebih terlihat hedonis. Karena
terkadang eksakta hanya memunculkan satu hal, yaitu angka. Sehingga terkadang,semua orang
menggunakan angka untuk mengukur sehebat apa kekayaan seseorang, dengan angka terkadang kita
menimbang bisa sebahagia apa dimasa depan, bahkan yang lebih tragis dengan angka terkadang kita
menentukan tingkat keilmuan seseorang. Masyalloh...
Kawan
Anda tidak dapat menolak kata-kata saya karena saya tau bahwa nilai sekolah kalian ditentukan dengan
angka,nilai kelulusan dengan angka,bahkan nilai kalian di tempat kerja saat ini ditentukan nilai angka IPK di
tempat anda dahulu kan?yah, begitulah eksakta, yang hanya bisa menilai nilai luar,nilai fisik dan nilai harta.
Namun,tidak begitu dengan cinta, cinta hanya bisa dinilai dengan hati. Hati bukanlah nilai eksakta,bukan
juga Harta,terlebih nilai gaji anda.Hati bisa menentukan seberapa besar cinta anda terhadap cinta.
Namun, sayangnya saat ini banyak cinta yang terbuang sia-sia. Diobral dijalanan ibukota atau di pinggiran
sawah pedesaan. Cinta lebih bisa diartikan dengan genggaman tangan, ciuman atau hal-hal lain, yang
membuat cinta menjadi sesuatu yang tidak mengasyikan. Bahkan perlakuan seperti itu bisa membuat nilai
cinta menjadi rendah. Karena nilai cinta tergantung dari penggunanya. Jika cinta ditempatkan pada tempat
yang seharusnya maka cinta itu indah, sedap dan manis rasanya. Tapi jika cinta sudah diobral sana sini,
diperdagangkan dengan $ ataupun Rp, dan cara-cara khas gaya bercinta anak SMA. Hmmm...tentunya anda
sudah pasti mengerti maksud saya apa.
Ayolah kawan, jika kalian mengerti, cinta itu akan indah pada waktunya. Mungkin bukan saat ini, tapi nanti.
Nanti setelah kita menemukan potongan tulang rusuk kita. Atau anda telah menemukan badan anda
seutuhnya.
Memory cinta waktu SMA, tak kan terlupakan, karena itu akan menjadi kenangan. Tapi, bukan berarti itu
menjadi patokan untuk tidak mencintai kembali. Banyak hal yang perlu kita cintai daripada harus terusmenerus
menangisi masa lalu. Masa lalu hanya kenangan,bukan penentu arah kehidupan, percuma ditangisi,
hanya membuat kita lemah dan cengeng dalam hidup. Baca SMS mu kawan, jika lebih banyak kata-kata
cinta yang tak sewajarnya dilakukan saat ini maka yakinlah itu bukan cinta, tapi hanya jebakan setan
laknatullah yang menginginkan kita menemaninya di neraka kelak. Maukah kalian menemani Setan
Laknatullah di satu bagian selain Syurga diakhirat kelak???saya mendengar jawaban itu dan tentunya kita
tidak menginginkan menjadi makhluk abadi yang menempati tempat yang paling membuat kita ngeri.Bukan
cuma ibumu atau ayahmu yang berpesan, bahkan Alloh SWT, tuhanmu dan tuhanku telah berpesan bahkan
sekaligus menegur kita dalam surat cinta-Nya kepada hamba-Nya “dan jangan kau dekati zina”, begitulah
kira-kira salah satu kalimat dalam surat cinta-Nya.
Kawan, saat ini kita sedang sama-sama berjuang. Berjuang mencari cinta,mendapatkannya dan
menggenggam erat cinta-Nya.percayalah,suatu saat nanti cinta itu akan kita dapatkan. Dengan sepenuh hati
kita bisa mencintai. Dan dari situ akan muncul efek ataupun laba dari kita mencintai yaitu kebahagiaan dunia
dan akhirat, Amin,,,,. SEMOGA.......
nb://Ya Alloh, kelak berikanlah padaku bagian tulang rusukku yang mencintai-Mu, Sehingga kami bisa
sama-sama berjuang meraih cinta-Mu, Amin.....


To:
untuk seorang kawan yang berada nun jauh disana, maaf ku sampaikan tulisan ini kepada khalayak, karena
ku rasa tidak hanya engkau yang memiliki masalah Cinta tapi juga kami semua

Saatnya Menatap Langit


Seperti biasanya, beberapa hari yang lalu saya mengunjungi beberapa rekan jalanan saya. Kami
selalu rutin bertemu minimal sekali dalam seminggu. Dalam pertemuan itu kami selalu
memperbincangkan banyak hal yang penting menurut versi kami. Saat itu yang hadir hanya sekitar
7 orang, kira-kira umurnya seusia saya dan ada satu orang yang sudah berusia diatas 30
tahunan(setidaknya begitu menurutnya). Ketika sedang asyik ngobrol ngalor ngidul, ada salah
seorang teman yang bertanya pada saya “Bang, sebenernya ada ga si Undang-undang buat anak
jalanan?”. Pertanyaan singkat, namun menurut saya ini bukan pertanyaan biasa. Bagi anda yang
pernah berkecimpung atau setidaknya tahu sedikit tentang kehidupan jalanan mungkin anda akan
mengatakan bahwa pertanyaan itu adlah pertanyaan luar biasa. Saya pun berpikir demikian.
Ketika saya tanya balik, kenapa beliau menanyakan hal tersebut, kira-kira seperti inilah jawabannya
“Bosen bang, tiap hari kita kudu sembunyi-sembunyi dari petugas. Kalo kita ketauan, kita
ditangkep. Katanya dimasukin yayasan, eh diyayasan bukannya seneng malah kita diperlakuin udah
kaya bukan orang. Makan aja ama nasi aking. Makanya gw tanyain yang kaya begituan”
Yah,begitulah kira-kira.
Dalam tulisan ini saya tidak ingin menyalahkan siapapun atau bermaksud memojokan siapapun.
Saya ingin kita berpikir lebih realistis. Tidak berpikir serampangan yang hanya bisa menvonis orang
atau sekelompok orang itu buruk.
Saya sering berdebat dengan rekan-rekan saya tentang anak jalanan. Menurut mereka anak jalanan
itu adalah orang-orang yang tidak punya kerjaan, pemalas, peminta-minta dan tidak bisa dipercaya.
Saya selalu bertanya alasan apa yang menyebabkan mereka berpikir demikian. Ada yang beralasan,
karena dari pakaian aja kaya gitu, dekil, kumel dan lain-lain. Bahkan ada diantara mereka yang
mengatakan alasan yang menurut saya tidak logis, mereka mengatakan karena kaka gw pernah
kecopetan lah, tetangga gw dijambret lah, klo ngamen suka nagncam lah dan lain-lain.Begitulah
hampir kebanyakan orang orang memandang kehidupan temen-temen jalanan. Selalu negatif.
Padahal sebenarnya, jiak kita tahu tentang mereka lebih dalam. Kita akan menemukan nauansa yang
berbeda, seperti apa yang kita pikirkan. Bahkan menurut saya kita bisa belajar banyak dari mereka.
Sepanjang pengetahuan saya, mereka tidak seperti apa yang kita sangkakan. Mereka adalah
sekumpulan orang yang memiliki semangat hidup yang tinggi, mandiri dan meiliki rasa solidaritas
yang luar biasa. Tapi yasudahlah, biarkan saja orang-oarang yang menganggap dan melihat hanya
dari sisi negatif saja.
Kembali pada UU(Baca:Undang-undang), adakah UU anak jalanan?Menurut saya tidak ada.
Ya,walaupun di UUD'45 tertulis “orang miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara” tapi tetap
saja itu hanya retorika. Begitulah seperti biasanya, HANYA RETORIKA!!!!
Lalu bagaimana jika seandaiinya dikemudian hari UU ini ternyata di buat? Menurut anda apakah
akan berhasil menjadi sebuah action yang nyata?? Menurut saya tidak, lagi-lagi itu hanya akan
menjadi retorika semata. Mengapa?Karena yang membuat undang-undang tersebut bukan dari
jalanan atau setidaknya mereka tidak pernah bersentuhan. Mereka lebih banyak tahu tentang teori
semata karena begitulah mungkin cara mereka belajar. CUMA TEORI!!! Mereka terlalu melangit.
Melihat segalanya dari kursi mereka, bukan dari kursi kita. Jangankan mebicarakan anaka jalanan,
membicarakan hal-hal lain yang mungkin lebih substantifpun mereka hanya bisa beretorika. Wajar
saja jika saat ini kita kecewa dengan mereka, ya...walaupun harus tetap diakui bahwa ada diantara
mereka yang bisa merasa bahwa betapa gersangnya kita. Beginilah negeri ini, selalu begitu dari
masa kemasa. Tak pernah berubah, para penguasa bagaikan dilangit dan kita hanyalah seperti hewan
melata yang berada di bumi. Oleh karena itu, kini saatnya kita menatap langit dan mengatakan pada
nya “MEMBUMILAH!!!”

DON'T GO TO SCHOOL


Apa yang anda impikan ketika anda sudah lulus study? Menurut saya hampir rata-rata orang akan
menjawab mencari pekerjaan. Dengan modal ijazah anda merasa itu sudah cukup untuk mendapat
pekerjaan, apalagi bagi anda yang mempunyai nilai atau IPK bagus.hmm...sudah tak salah lagi deh
pastinya anda akan semakin bersemangat untuk mencari kerja.Setidaknya itulah fenomena yang saat
ini masih menjadi tren dan terkadang menjadi kebanggaan tersendiri bagi sebagian orang,mungkin
termasuk anda didalamnya.Tidak dipungkiri,bahwa pemikiran seperti itu memang telah ditanamkan
dihampir seluruh sekolah di Indonesia,mulai dari tingkat sekolah Dasar sampai ketingkat Doktoral
sekalipun (Setidaknya begitu menurut seorang rekan saya yang kebetulan sudah menyelesaikan
pendidikan doktoralnya di sebuah perguruan tinggi negeri diwilayah depok).Sistem pendidikan di
Indonesia memang menekankan hal tersebut dan itu sudah menjadi sebuah kewajaran.Tiap tahun
Indonesia melahirkan banyak sarjana dari berbagai macam konsentrasi jurusan.Saya pernah
merasakan belajar disebuah perguruan tinggi dipulau sumatra,sampai pada akhirnya saya keluar dari
sana. Saya saat itu sempat melihat proses wisuda dari PT(perguruan tinggi-red)tersebut,anda tahu
berapa banyak jumlah orang yang mengikuti wisuda tersebut?jumlahnya yaitu hampir mencapai
lebih dari 1000 orang.Menurut saya jumlah itu tidaklah sedikit sebab jika kita kalkulasikan dengan
seluruh universitas,akademi,institut atau nama sejenis lainnya akan mencapai jumlah yang
fantastis.sedangkan yang saya tahu,dari satu tempat kuliahan(kampus) biasanya mengadakan acara
wisuda lebih dari satu kali.
Wow!!!jumlahnya pasti sangat banyak.Tapi apa yang terjadi kemudian,setelah mereka mendapatkan
gelar sarjananya,rata-rata dari mereka berbondong-bondong mencari kerja.sehingga terjadilah
kompetisi yang tidak sehat dalam mencari kerja.banyak yang stress karena tidak mendapat kerja
ataupun putus asa karena tidak dipanggil oleh pihak perusahaan.ada juga yang akhirnya mencari
kerja yang tidak sesuai dengan jurusan/konsentrasi yang diambil sewaktu kuliah karena yang
terpikirkan hanya satu,ya pokonya dapat kerja.So what's the next???akhirnya jadilah mereka
pengangguran yang terdidik ataupun berpikiran pendek.Sungguh sangat disayangkan
Namun,kitapun tidak bisa menyalahkan sistem pendidikan di Indonesia sepenuhnya.ada satu faktor
lagi yang sangat tidak bisa diabaikan dari proses pembentukan hidup seseorang,yaitu
lingkungan.Seperti yang kita ketahui,Masyarakat kita pada umumnya akan menganggap bahwa
seorang sarjana adalah orang yang nantinya akan bekerja di sebuah perusahaan besar.Kerja
memakai dasi ditambah setelan pakaian lengan panjang,sepatu pentopel dan lain sebagainya.ada
juga anggapan di masyarakat yang menganggap bahwa seorang sarjana sepantasnya dan seharusnya
menjadi seorang PNS,karena dengan menjadi PNS akan ada keterjaminan kehidupan pada saat
tua.Anggapan-anggapan macam ini akan membuat semacam tekanan mental tersendiri bagi
seseorang yang akhirnya mendapat gelar sarjana,sehingga kebanyakan dari sarjana tersebutpun
ingin membuktikan dirinya mampu seperti yang dikatakan oleh masyarakat.
Padahal,jika rata-rata sarjana tersebut memilih untuk menjadi pengusaha maka ceritanya akan jelas
berbeda.Kehidupan mereka pun akan terangkat,keluargapun akan terangkat dan yang jelas
Indonesia(negeri yang mungkin kita cintai ini)pun akan terkangkat.Menurut Purdi E.Candra-pemilik
dan pendiri PRIMAGAMA-jika semua sarjana di Indonesia menjadi pengusaha maka mungkin kita
tidak akan mengexpor TKI (Tenaga Kerja Indonesia) lagi,bahkan kita akan bisa mengimpor
TKA(Tenaga Kerja Asing).Luar Biasa!!!!
Tapi,sayangnya menjadi pengusaha tidaklah semudah membalikan telapak tangan.perlu proses,perlu
perjuangan,perlu pengorbanan dan yang terpenting perlu perubahan mental.Menjadi pengusaha pun
diperlukan modal,modalnya tidaklah murah.Namun perlu diingat,modal semata-mata bukanlah
selalu urusan duit tapi lebih kepada daya dan upaya serta kuatnya keinginan.Menjadi pengusaha
akan menjadi sangat sulit jika anda hanya memetingkan keamanan finansial pada awal
membangun.karena didunia usaha tidak dikenal istilah aman,dunia usaha selalu beresiko tapi itu
sebanding dengan apa yang akan didapatkan.Ada sebuah ungkapan ungkapan yang kurang lebih
berbunyi seperti berikut;
LOW INVESTMENT-LOW RISK-LOW RETURN
HIGH INVESTMENT-HIGH RISK-HIGH RETURN
semuanya akan berbanding lurus dengan daya dan upaya juga keinginan kuat kita.dalam dunia
usaha tidak diperlukan sebuah title ataupun ijazah anda.karena terkadang banyak hal yang berbeda
dengan berbagai macam teori yang anda pelajari di tempat study anda.Ditempat kuliah anda dituntut
untuk mengoptimalkan otak kiri anda sedangkan didunia usaha kita dituntut untuk berkembang
dengan otak kanan.Di sekolah/kampus sangat dilarang keras untuk mencontek, sedang dalam dunia
usaha kita dituntut untuk pandai-pandai mencontek.mencontek cara-cara yang telah dipakai oleh
orang sukses sebelum kita.Jadi jika anda ingin mendapatkan pendidikan yang terbaik untuk
pembentukan karakter di masyarakat kelak maka pergilah ke sekolah/kampus,namun jika anda ingin
pergi sekolah/kampus HANYA untuk mencari kerja saran saya berhentilah segera.Seperti yang di
katakan oleh ROBERT T.KIYOSAKI (MOTIVATOR,TRAINER ENTREUPREUNEUR
INTERNATIONAL) dalam sebuah bukunya yang fenomenal ”IF YOU WANT TOBE RICH DON'T
GO TO SCHOOL”. Terimakasih

Blog Blog Blog.....

Written By Soetarna on Minggu, 01 Agustus 2010 | 12.22


PENGERTIAN BLOG
Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.
Secara garis besar, Weblog dapat dirangkum sebagai kumpulan website pribadi yang memungkinkan para pembuatnya menampilkan berbagai jenis isi pada web dengan mudah, seperti karya tulis, kumpulan link internet, dokumen-dokumen(file-file WOrd,PDF,dll), gambar ataupun multimedia.
Para pembuat blog dinamakan Blogger. Melalui Blognya, kepribadian Blogger menjadi mudah dikenali berdasarkan topik apa yang disukai, apa tanggapan terhadap link-link yang di pilih dan isu-isu didalamnya. Oleh karena itu Blog bersifat sangat personal.
Perkembangan lain dari Blog yaitu ketika Blog memuat tulisan tentang apa yang seorang Blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi Diary Online yang berada di Internet. Satu-satunya hal yang membedakan Blog dari Diary atau Jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa Blog dibuat untuk dibaca orang lain.
SEJARAH BLOG
Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman "What’s New" pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Kalau kita masih ingat, Mosaic adalah browser pertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Nestcape.
Kemudian pada Januari 1994 Justin Hall memulai website pribadinya "Justin’s Home Page" yang kemudian berubah menjadi "Links from the Underground" yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang.
Hingga pada tahun 1998, jumlah Blog yang ada masih sangat sedikit. Hal ini disebabkan karena saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang Internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudian pada waktu luangnya menciptakan Blog-Blog mereka sendiri.
Namun saat ini, kita tidak perlu menjadi seorang programmer untuk menjadi seorang Blogger, karena kita dapat menampilkan seluruh isi dalam web dengan mudah melalui menu editor yang telah disediakan.
Keuntungan dari penggunaan Weblog antara lain:

1. Melalui weblog,kita dapat memperluas hubungan teman/ kenalan hingga dapat membentuk suatu komunitas yang besar.
2. Weblog melebihi surat elektronik (Email), karena satu posting blog yang anda bahas, dapat dibaca oleh pengunjung blog yang tak terbatas. Beda dengan email yang hanya bisa dibaca oleh orang yang kita kirimkan. Selain itu, pengunjung blog juga dengan cepat dapat memberikan respon terhadap posting blog melalui komentar yang dapat langsung dituliskan di blog tersebut.

Seiring perkembangan weblog dari waktu ke waktu, pengertian weblog juga akan berkembang seiring dengan ide - ide dan kemauan para Blogger.



sumber://blog.bukukita.com/?nav=helpArtiBlog

Nasional

More on this category »

Politik

More on this category »
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Jurnal Muslim - Catatan Harian Muslim Indonesia - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger